Langsung ke konten utama

Postingan

Ayat Favorit

Postingan ini terinspirasi dari seorang rekan kerja saya di kantor, yang ketika beliau sedang kultum mengenai surah Al Fatihah, beliau bertanya kepada hadirin, diantara 7 ayat surah Al Fatihah, mana yang menjadi favorit Bapak/Ibu sekalian? Kemudian saya berpikir-pikir, benar juga ya. Walaupun seorang muslim di atas kertas percaya 100% kepada Al Quran, namun tentunya setiap muslim mempunyai ayat favoritnya masing-masing. Termasuk saya, saya pun juga punya beberapa ayat favorit yang menjadi pijakan bagi saya dalam berpandangan. Dan ayat favorit saya kemungkinan besar berbeda dibandingkan dengan ayat favorit bagi mayoritas muslim lainnya. Misalnya, ayat favorit sebagian muslim mungkin QS 3:19, 3:85, 5:51, 2:120, dlsb. Sedangkan ayat favorit saya antara lain QS 2:62, 5:69, 22:40, 4:136 dan lain sebagainya. Lalu, apakah ayat QS 3:19 kontradiksi dengan QS 2:62 dan 5:69? Bisa ya, bisa tidak; tergantung dari cara berpikir kita. Mungkin sebagian dari ulama tradisional memandang bahwa QS ...

Israel: Kawan atau Lawan?

Jika anda seorang muslim yang rajin menonton ceramah agama dari para ustadz akhir zaman seperti Ustad Zulkifli dan terutama Ustad Rahmat Baequni, tentu anda pernah mendengar bahwa ustad tsb menanamkan di dalam benak pendengarnya bahwa orang Yahudi adalah musuh Islam, Dajjal adalah sang Mesias yang ditunggu-tunggu oleh orang Yahudi, dan bangsa Yahudi akan hancur pada tahun 2022 Masehi atau 1443 Hijriah. Asumsi dan ramalan tersebut, terutama yang berasal dari Ustad Rahmat Baequni, menurut saya terlalu berani. Masalahnya adalah apa yang diasumsikan oleh Rahmat Baequni tidak sesuai dengan apa yang diinstruksikan di dalam Al Quran. Di dalam Al Quran, Allah mewajibkan seluruh mukmin untuk beriman kepada kitab-kitab sebelum Al Quran, seperti Taurat, Injil, dan Kitab Nabi-nabi. Nah, jika anda membaca Alkitab, maka banyak sekali nubuat dalam Kitab Para Nabi yang belum digenapi, misalnya nubuat dalam Yesaya 2 dan juga Mikha 4, serta Yesaya 11. Dan saya tidak yakin bahwa semua nubuatan tsb akan...

Menjadi Muslim tanpa Golongan

Di dalam Al Quran, Allah melarang umat agama ini untuk memecah-mecah agamanya menjadi beberapa golongan, dimana setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. Hal ini dinyatakan dengan sangat jelas di dalam Surah Ar Rum ayat 31-32 (QS30:31-32), dan juga tersirat dalam surah Al Mukminun (QS 23:52-53) serta Al Anbiya 92-93. Namun demikian, ternyata apa yang dilarang Allah benar-benar menjadi kenyataan: umat Islam terpecah-pecah menjadi beberapa golongan (besar), antara lain syiah, khawarij, murji'ah, muktazilah, dan ahli sunnah wal jama'ah. Dan ternyata setiap golongan memang benar-benar merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka, termasuk Ahli Sunnah wal Jama'ah. Ahli sunnah wal jama'ah sering kali merasa bangga dengan golongan mereka sendiri karena mereka mengklaim sebagai satu-satunya golongan umat Islam dari 73 golongan yang ada yang akan selamat. Tapi apakah memang benar demikian? Benarkah sikap Ahli Sunnah wal Jama'ah yang mengklaim s...

Mengenang Kembali Kejayaan Tetradrachm

Sekitar 2500 tahun yang lalu, koin perak mulai digunakan orang dalam transaksi perdagangan. Sebelum manusia mencetak koin perak (dan/atau emas), orang-orang berbelanja dengan cara barter atau dengan menggunakan potongan-potongan perhiasan perak dan/atau emas yang tidak ada standarnya. Untuk menyeragamkan potongan perak (dan/atau emas) tsb lah kemudian orang mulai mencetak koin perak agar lebih mudah dalam melakukan transaksi perdagangan. Pada abad ke-5 SM sampai dengan masa-masa setelah masa Alexander the Great (zaman Helenistik), tetradrachm merupakan koin perak paling populer di dunia. Salah satu koin perak terpopuler tersebut adalah koin Owl Tetradrachm dari Athena memiliki desain berupa gambar seekor burung hantu, sehingga kini koin ini dikenal dengan nama Athens Owl. Koin perak Athens Tetradrachm ini memiliki berat 17 gram dengan diameter sekitar 23 mm. Jika koin Tetradrachm ini dibandingkan dengan koin perak modern ½ oz yang memiliki berat 15 gram dengan diameter 33 cm, maka...

Haruskah Umat Islam Membenci Bangsa Yahudi?

Sudah bukan rahasia lagi bahwa umat Islam sangat anti dan benci kepada umat Israel. Saya sendiri tidak tahu persis, apakah yang dibenci oleh umat Islam dari bangsa Israel: apakah yang dibenci itu negaranya, atau etnisnya, ataukah agamanya? Kalau dari agamanya sepertinya bukan, karena ajaran Yudaisme setahu saya adalah satu-satunya agama monotheist murni yang paling dekat dengan Islam. Di dalam Al Quran memang dinyatakan bahwa umat mukmin dilarang untuk menjadikan Ahli Kitab sebagai wali bagi orang beriman. Wali di sini bisa diartikan sebagai pemimpin, bisa juga diartikan sebagai teman akrab, sekutu, penolong, dan lain sebagainya; sedangkan yang dimaksud dengan Ahli Kitab adalah umat Yahudi dan umat Nasrani. Namun saya tidak mengetahui persis kenapa yang dibenci oleh umat Islam adalah spesifik umat Yahudi, bukan umat Nasrani. Bahkan kebencian umat Islam kepada bangsa Yahudi sepertinya melebihi kebencian orang Islam kepada orang-orang musyrik yang jelas-jelas penyembah berhala, atau...

Believe in the Scripture Before the Quran

In the Holy Koran, there is a particular verse that command the believers to believe in the Book before the Quran. " O you who believe, believe in Allah and His Messenger, and the Book which He sent down upon His Messenger, and the Book which He sent down earlier . And whoever disbelieves in Allah, and His Angels, and His Books, and His Messengers, and the Last Day, then he has certainly gone far astray ." (the Quran 4:136) “The Book which He sent down earlier ” or “the Scripture which He sent down before” is in singular form, which means that there is “only” one Book that every believer has to believe in other than the Quran. But which one? There are many books that had been sent down before Muhammad. The Torah, Psalms, and the Gospel, to name a few; not to mention the books that were given to the Prophets like Isaiah, Jeremiah, Ezekiel, Jonah, etc. To identify which book that the Quran talked about in the verse above, we have to look in some other verses: 1. “And befor...

Beriman kepada Kitab Sebelum Al Quran

Di dalam Al Quran terdapat sebuah ayat yang secara spesifik memerintahkan orang-orang beriman untuk beriman kepada kitab sebelum Al Quran. Ayat tersebut adalah sebagai berikut: “Hai orang-orang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan sebelumnya . Barangsiapa yang kadir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya ia telah sesat sejauh-jauhnya” (QS 4:136) Kebanyakan muslim kurang memperhatikan ayat ini. Bagi kebanyakan muslim, beriman kepada kitab sebelum Al Quran berarti percaya bahwa dahulu Allah pernah menurunkan kitab Taurat, Injil, Zabur, dll kepada nabi-nabi terdahulu, namun sekarang kitab-kitab tersebut sudah tidak ada lagi. Adapun kitab suci umat Kristiani dan umat Yahudi yang ada pada saat ini sudah tidak murni lagi karena ia sudah diubah dan diedit, dan oleh karenanya kita umat muslim tidak perlu beriman ...